![]() |
| Advertisement |
Manusia
hidup harus mempunyai pedoman. Pedoman menjadikan hidup terarah dan mendapatkan
jalan lurus. Jalan yang diridai oleh Allah. Dasar pedoman adalah Al-Quran dan
Hadis. Kitab-kitab Allah diturunkan kepada para rasul-Nya. Sejak zaman dahulu
sampai rasul terakhir Muhammad saw.. Kitab-kitab itu disebut juga kitab samawi.
Kitab samawi adalah kitab yang berasal dari langit. Kitab Allah yang diturunkan
kepada rasul-rasul Allah swt..
Orang
beriman wajib membenarkan bahwa Allah swt. mempunyai kitab-kitab.
Kitab-kitab-Nya diturunkan kepada hamba-hamba-Nya. Kitab-kitab tersebut berisi
kebenaran dan petunjuk yang jelas.
A.
Mengenal Kitab-kitab
Allah Swt
Kata kitab berasal dari kata: kataba-yaktubu yang artinya menulis. Dalam bahasa Arab,
kata kitab berarti buku. Awalnya kitab adalah nama dari sahifah atau lembaran.
Menurut istilah, kitab adalah kumpulan wahyu Allah swt. yang diturunkan kepada
rasul-Nya yang terdapat dalam lembaran dan dijilid menjadi bentuk buku. Kitab
Allah adalah firman Allah yang diturunkan kepada rasul-Nya. Kitab tersebut
diturunkan sesuai yang dikehendaki Allah. Kitab-kitab itu diturunkan menurut
yang diinginkan-Nya.
Mempercayai kitab suci Al-Qur'an berarti percaya dan
yakin bahwa Allah menurunkan AlQur'an kepada Nabi Muhammad saw.. Al-Qur'an
merupakan pedoman hidup umat Islam. Kita wajib menerima dan mengamalkan isi
kitab suci Al-Qur'an
B.
Nama-nama Kitab Allah
Swt
Kitab
Allah yang wajib dipercayai ada empat. Masing-masing kitab diturunkan pada
zaman tertentu. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa a.s.. Kitab Zabur
diturunkan kepada Nabi Daud a.s.. Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa a.s..
Kitab Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw..
1.
Kitab Taurat
Kitab
Taurat berisi petunjuk kebenaran yang dapat dijadikan pedoman untuk memutuskan
perkara yang dihadapi oleh orang-orang Yahudi pada saat itu Dalam Kitab Taurat
menerangkan dengan tegas akan datangnya nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad saw.
Beberapa hukum dalam Kitab Taurat tersebut tidak berlaku lagi setelah
diturunkannya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad saw.. Dan Kitab Taurat diturunkan
kepada Nabi Musa a.s. sekaligus.
2.
Kitab Zabur
Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud a.s.. Kitab
Zabur berbahasa Qibti yang artinya tulisan. Turunnya Kitab Zabur kepada Nabi
Daud dijelaskan dalam Q.S. An-Nisa ayat 163. Kitab Zabur berisi zikir,
pengajaran, dan hikmah. Kitab Zabur tidak memuat hukum agama dan syariat. Nabi
Daud a.s. mengikuti dan melaksanakan Kitab Taurat.
Nabi Daud a.s. adalah seorang seniman dengan suara
indah. Nabi Daud dapat melunakkan besi dengan tangannya. Hal itu merupakan
keistimewaan yang diberikan Allah. Kitab Zabur diajarkan kepada umat Nabi Daud
a.s.. Nabi Daud seorang rasul dan Raja bagi kaum Bani Israil. Saat itu Bani
Israil mencapai puncak kemegahannya. Nabi Daud memimpin Bani Israil agar
menyembah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Isi Kitab Zabur berlaku pada umat Bani
Israil.
3.
Kitab Injil
Allah memberikan pedoman hidup melalui Nabi Isa a.s..
Pedoman tersebut berupa kitab suci Injil. Injil berasal dari bahasa Yunani.
Menurut Bahasa Arab, Injil artinya Al Bisyarah. Bahasa Indonesianya dapat
diartikan dengan kabar gembira.
Kitab Injil bertujuan mengajarkan manusia untuk kembali
kepada akidah tauhid. Kitab Injil diturunkan sebagai pedoman untuk menyatakan
keyakinan terhadap Allah swt.. Nabi Isa a.s. bertugas memperbaiki agama Bani
Israil. Agama yang telah kacau dan menyeleweng. Selain itu Kitab injil juga
berisi keterangan dan ajaran-ajaran yang membenarkan atau memperkuat ajaran
yang terdapat dalam kitab-kitab sebelumnya, yakni Taurat dan Zabur.
4.
Kitab Suci Al-Qur’an
Al-Qur'an sebagai pedoman hidup bagi
umat manusia. Al-Qur'an kitab suci yang terakhir dan diturunkan kepada Nabi
Muhammad saw.. Al-Qur'an penyempurna kitab-kitab sebelumnya. Isi Al-Qur'an
sebagai pegangan umat manusia sepanjang masa.
a.
Pengertian Kitab Suci
Al-Quran
Al-Qur'an menurut bahasa artinya bacaan atau yang
dibaca. Menurut istilah, Al-Qur'an adalah firman Allah swt. yang diturunkan
kepada Nabi Muhammad saw.. Diturunkan dalam bentuk wahyu dengan perantara
Malaikat Jibril. Nabi Muhammad saw. menyampaikannya kepada para sahabat dan
umatnya. Al-Qur'an menjadi pedoman hidup bagi umat manusia. Al-Qur'an memuat
semua yang terkandung dalam kitab-kitab sebelumnya. Al-Qur'an disempurnakan
dengan pedoman hidup sesuai dengan kehidupan manusia sepanjang zaman.
Al-Qur'an merupakan mukjizat terbesar. Membaca
Al-Qur'an termasuk ibadah dan mendapat pahala dari Allah swt.. Al-Qur'an
sebagai dasar pokok pedoman dan petunjuk bagi seluruh umat manusia. Peristiwa
turunnya Al-Qur'an yang pertama kali disebut Nuzulul Quran. Nuzulul Quran
artinya turunnya Al-Qur'an yang pertama. Wahyu Al-Qur'an yang pertama kali
turun
kepada Nabi Muhammad saw. adalah Surah Al-‘Alaq ayat 1 sampai 5.
Kitab suci Al-Qur'an diturunkan secara
berangsung-angsur. Lamanya 22 tahun 2 bulan 22 hari. Al-Qur'an diturunkan di
dua tempat. Mekah selama 13 tahun dan Madinah selama 10 tahun. Surah Al-Qur'an
yang diturunkan di Mekah disebut Makkiyah. Al-Qur'an yang diturunkan di Madinah
disebut Madaniyah
Al-Qur'an
mengandung 114 surat, 6236 ayat, 74437 kalimat dan 324345 huruf. Masa turunnya
yang 23 tahun dapat dibagi dalam dua fase yaitu:
1)
Fase Mekah, dalam
waktu selama 12 tahun, 5 bulan, 13 hari,
yakni sejak 17 Ramadan 41 dari kelahiran Nabi Muhammad sampai awal Rabiulawal
tahun 54 dari kelahiran Nabi di Mekah kira-kira 19/30 atau 86 surah.
2)
Fase Madinah, dalam
waktu 9 tahun, 9 bulan, 9 hari. Di Madinah kirakira 11/30 atau 28 surat
Ciri
surah yang diturunkan di Mekah atau Makkiyah sebagai berikut:
1)
Pada umumnya surahnya
pendek-pendek
2)
Terdapat perkataan
"Ya ayyu han nasu". Artinya Hai sekalian manusia.
3)
Berhubungan dengan
keimanan atau akidah. Berisi ancaman, pahala, dan kisah umat sebelumnya
Ciri
surah Madaniyah sebagai berikut:
1)
Ayatnya panjang-panjang.
2)
Terdapat perkataan
"Ya ayyuhallazina amanu". Artinya: "Hai orang-orang yang
beriman".
3)
Mengandung hukum, sosial
kemasyarakatan muamalah, dan ibadah.
Al-Qur'an
terdiri dari 30 juz meliputi 6.666 ayat. Ayat tersebut dibagi menjadi 114
surah. Wahyu Al-Qur'an terakhir adalah Surah Al-Maidah ayat 3. Ayat tersebut
diterima ketika Nabi Muhammad sedang Haji Wada'. Pada tahun 10 hijriah, tanggal
9 Zulhijah, ketika melakukan wukuf di Padang Arafah.
b.
Nama-nama lain Al-Quran
Allah
juga memberi beberapa nama lain bagi kitab-Nya
1)
Al-Kitab artinya tulisan
atau yang ditulis. Al-Qur'an merupakan wahyu Allah yang tertulis dalam sebuah
kitab suci.
2)
Al-Furqan artinya
pembeda antara yang benar dengan yang salah.
3)
Az-Zikr artinya peringatan.
Al-Qur'an berisi peringatan-peringatan dari Allah swt. Peringatan agar manusia
senantiasa ingat kepada pencipta-Nya.
4)
Al-Huda artinya
petunjuk. Al-Qur'an berfungsi sebagai petunjuk bagi umat manusia.
5)
Al-Burhan artinya
keterangan. Al-Qur'an menerangkan semua permasalahan yang dihadapi umat
manusia.
6)
An-Nur artinya cahaya.
Al-Qur'an laksana cahaya penerang bagi manusia dari kegelapan.
7)
Asy-Syifa' artinya obat
penawar. Al-Qur'an berfungsi sebagai penyembuh bagi orang-orang yang sakit rohaninya.
8)
Al-Hakim artinya pemutus
perkara
c.
Pokok-pokok Kandungan
Al-Quran
1)
Menjelaskan tentang
keimanan, akidah, kepercayaan kepada Allah swt..
2)
Memuat berbagai macam
ilmu pengetahuan.
3)
Ibadah, yaitu tentang
cara beribadah kepada Allah.
4)
Ajaran tentang akhlak,
yaitu pembentukan budi pekerti yang mulia.
5)
Menjelaskan tentang
hukum, peraturan, atau syariah.
6)
Muamalah, hubungan
antarmanusia.
7)
Menjelaskan kisah-kisah
atau cerita. Para nabi, orang terdahulu, dan peristiwa yang akan datang.
8)
Memberi kabar baik kepada
yang taat menjalankan perintah Allah swt.. Ancaman atau peringatan kepada yang
ingkar kepada Allah swt.
Beberapa
cara Al-Qur'an diwahyukan sebagai berikut.
1)
Melalui malaikat dengan
memasukkan wahyu ke dalam hatinya.
2)
Malaikat menampakkan
diri kepada Nabi Muhammad saw.. Malaikat berubah menjadi seorang laki-laki.
Caranya dengan mengucapkan kata-kata kepada Nabi Muhammad saw.. Beliau akan
menghafalnya.
3)
Wahyu datang kepadanya
seperti gemerincing lonceng.
4)
Malaikat menampakkan
diri dalam bentuk aslinya
Keistimewaan
Al-Qur'an sebagai berikut.
1)
Isi kandungan Al-Qur'an
ditujukan kepada seluruh umat manusia.
2)
Susunan kalimat dan
perkataannya sangat indah.
3)
Teori yang berlaku untuk
segala zaman.
4)
Al-Qur'an adalah kitab
Allah yang tidak ada bandingannya.
Hikmah
diturunkan Al-Qur'an secara berangsur-angsur.
1)
Agar mudah dimengerti,
dipahami, dan dilaksanakan.
2)
Mudah dihafal.
3)
Turunnya ayat sesuai
dengan peristiwa yang terjadi.
4)
Terdapat ayat-ayat yang
merupakan jawaban. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan. Berisi pula penolakan
sesuatu pendapat atau perbuatan
Al-Qur'an adalah kitab suci terakhir. Diturunkan kepada
Nabi Muhammad saw. sebagai pedoman. Al-Qur'an menjadi dasar hukum pertama dalam
kehidupan. Tidak ada kitab yang diturunkan sesudah Al-Qur'an. Al-Qur'an menyempurnakan
isi Taurat, Zabur, dan Injil. Al-Qur'an pedoman hidup sampai akhir zaman.
Al-Qur'an di zaman Nabi Muhammad saw. tidak seperti sekarang.
Ayat Al-Qur'an yang turun langsung disampaikan kepada para sahabat. Beliau
memerintah para sahabat menghafalkannya. Memerintahkan penulis wahyu Al-Qur'an menulisnya.
Menulis pada batu, kulit binatang, pelepah kurma, atau tulang belulang.
Beberapa
penulis wahyu Al-Qur'an pada zaman Nabi muhammad saw.. Ali bin Abi. Talib,
Usman bin Affan, Ubay bin Ka'ab, Zaid bin Muawiyah. Zaid bin Sabit dan Muawiyah
paling baik menulisnya. Nabi Muhammad saw. memerintahkan untuk memelihara
Al-Qur'an.
1)
Selalu membaca dan
menghafal Al-Qur'an.
2)
Mewajibkan agar
Al-Qur'an dibaca dalam salat
3)
Ayat-ayat Al-Qur'an saja
yang ditulis. Tujuannya agar benar-benar terjamin kemurnian Al-Qur'an.
Masa pemerintahan Abu Bakar terjadi Perang Yamamah.
Perang antara umat Islam melawan pengikut nabi palsu. Tujuh puluh sahabat Nabi
Muhammad gugur dalam peperangan. Mereka semua hafal Al-Qur'an. Umar bin Khattab
memberi saran kepada Abu Bakar. Sarannya agar segera membukukan Al-Qur'an. Abu
Bakar memerintah Zaid bin Sabit sebagai penulis.
Zaid bin Sabit mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an.
Ditulis dalam lembaran yang diikat dengan benang. Tersusun sesuai dengan urutan
yang ditetapkan Nabi Muhammad saw.. Zaid mengerjakannya dengan hati-hati.
Setelah Abu Bakar wafat, lembaran-lembaran disimpan di rumah Umar bin Khattab.
Selanjutnya disimpan di rumah Hafsah putri Umar istri Nabi saw..
Usman bin Affan meminta lembaran Al-Qur'an kepada
Hafsah. Lembaran Al-Qur'an yang pernah ditulis di zaman Abu Bakar. Usman bin
Affan membentuk panitia untuk menyalinnya. Panitia tersebut Zaid bin Sabit,
Abdullah bin Zubair, Said bin Ash, dan Abdur Rahman bin Haris. Mereka berhasil
membukukan lima buah Al-Qur'an. Masing-masing disebut Al Mushaf. Mushaf
tersebut dikirim ke Mekah, Syria, Kufah, dan Basra. Satu mushaf disimpan di
Madinah untuk Usman sendiri. Umat Islam mulai menyalin Al-Qur'an hingga akhir
zaman.
Sumber : Pendidikan Agama Islam
5, Asmuri, Siti Rofiâatun, Moh. Muchtarom; Hak Cipta Buku ini
dialihkan kepada Kementerian Pendidikan Nasional dari Penulis Asmuri, dkk.
Diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional
Tahun 2011


0 komentar: